Tips sukses berdasarkan pengalaman saya dalam mengikuti English Proficiency Test (EPT) di ITB:
Begitu tes ini dimulai kami diberikan penjelasan oleh panitia bahwa EPT akan dilaksanakan dalam 3 (tiga) section:
- Section 1 : Listening
- Section 2 : Structure
- Section 3 : Reading and Vocabulary
dan semuanya multiple choice
Lahh?? Kok sama aja kayak TOEFL??
Iya betul, section-sectionnya memang sama tapi ada yang berbeda yakni jumlah soal dan waktu pelaksanaannya (masa siy cuma itu bedanya?).
Mari kita bahas lebih dalam...
Section 1 - Listening
Terdiri dari 20 (dua puluh) soal, dilaksanakan dalam waktu kurang lebih 25 menit, disini memakai istilah 'kurang lebih' karena soal disampaikan menggunakan media yang recorded (rekaman).
Kalau listening TOEFL, soal diperdengarkan dalam bentuk conversation antara dua orang dan berdurasi pendek, kemudian baru ditanyakan soalnya. Nah, kalau EPT, soal diperdengarkan dalam bentuk penjelasan oleh seseorang (bisa cowok atau cewek). Jadi disini kita diminta untuk mendengarkan sebuah penjelasan tentang suatu hal yang spesifik (mirip dosen yang lagi memberi kuliah) dan durasinya cukup panjang kurang lebih 2-3 menit. Waktu saya ikut tes, tema yang dibahas adalah tentang biologi, chemical/kimia, politik, dan penjelasan tentang bagaimana melakukan registrasi untuk masuk ke asrama. Setelah materi disampaikan, barulah kita diminta menjawab pertanyaan sekitar 2-4 soal. Jadi disini kita dituntut untuk betul-betul paham dengan penjelasan materi yang disampaikan. Seru kan???
Disini Saya mengalami kesulitan karena kami susah sekali berkonsentrasi, apalagi kalau suara yang muncul adalah suara pria yang berkesan 'tebel' dan 'nge-bass', bener-bener susah untuk dicerna orang ini lagi ngomong apa karena pronunciation (lafal)-nya ga jelas. Soal yang diberikan pun tidak semuanya 'tersurat', jadi untuk bisa menjawabnya kita harus menyimpulkan dulu penjelasan tadi.
Section 2 - Structure
Terdiri dari 25 (dua puluh lima) soal multiple choice, dilaksanakan dalam waktu 20 menit saja, jadi waktu untuk mengerjakan satu soal tidak sampai 1 menit.
Pada TOEFL, terdapat bentuk soal yang mencari bagian kalimat yang structure-nya salah, misalnya hanya mencari bagian verb-nya saja atau 'to be'-nya saja tergantung tenses. Pada EPT, semua soalnya tidak mencari bagian yang salah, namun mengisi bagian yang kosong alias melengkapi kalimat dengan pilihan berupa kata atau kalimat. Yang membuat EPT lebih susah (menurut saya) karena bagian yang kosong itu harus diisi mulai dari bentuk yang sederhana (kata) sampai yang kompleks (kalimat). Yang sederhana siy paling cuma mengisi 'a', 'is', atau verb bentuk I, II, III. Kalau yang kompleks, kita disuruh untuk mengisi kalimat utuh. Jadi pilihannya adalah bentuk-bentuk kalimat dengan structure yang berbeda-beda tapi basic noun dan verb-nya sama. Jadi kita harus memikirkan seluruh komponen structure kalimat secara lengkap karena hampir semua pilihan jawabannya betul! Pusing deh..sumpah!
Section 3 - Reading and Vocabulary
Terdiri dari 30 (tiga puluh) soal multiple choice, dilaksanakan dalam waktu 25 menit saja, jadi waktu untuk mengerjakan satu soal tidak sampai semenit juga!
Disini saya benar-benar dikejar waktu, waktu saya mengerjakan section ini, saya sampai stress, gimana nggak stress baru ngerjain kira-kira 10 soal tiba-tiba diumumkan sama petugas kalau waktu tinggal 10 menit lagi??!!
Di section ini diberikan 3 (tiga) buah bacaan yang (menurut saya) semuanya panjang-panjang. Pada halaman contoh diberikan bacaan yang tidak lebih dari 10 baris, nah pada soal sebenarnya yang muncul malah lebih dari 20 baris! DamN...!
Biasanya kalau mengerjakan TOEFL, saya punya trik untuk langsung membaca soalnya dan mencari jawabannya di bacaan. Nah di EPT ini, di bacaan yang pertama saya menerapkan trik ini tapi gagal karena ternyata jawaban dari pertanyaan yang muncul harus dipikirin dulu alias diolah dulu baru bisa dijawab. Soal yang muncul kebanyakan diawali dengan 'Why' yang artinya 'kenapa' nah ini kan pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan 1 atau 2 kata. Benar saja, jawaban yang tersedia di multiple choice itu tidak ada jawaban pendek tapi panjang alias satu kalimat! Pantesan susah kalo mau menerapkan trik yang pertama. Akhirnya di bacaan kedua saya ubah triknya, yaitu membaca dan memahami dulu semuanya secara lengkap, baru deh jawab soal. Dengan cara seperti ini ternyata (menurut saya lagi) dirasa lebih mudah dalam menjawab soal. Jadi kunci sukses di section ketiga ini adalah kecepatan membaca dan memahami bacaan dalam bahasa inggris.
Kesimpulan (lagi-lagi menurut saya):
EPT benar-benar menguji kemampuan berbahasa inggris lebih komprehensif.
Tips-nya adalah:
Untuk section pertama, harus sering berlatih mendengarkan penjelasan dalam bahasa inggris yang berdurasi panjang. Contoh latihan-nya bisa dengan mendengarkan berita bahasa inggris, film dokumenter (nonton Discovery Channel atau National Geographic Channel sangat disarankan), atau mengikuti seminar berbahasa inggris.
Untuk section kedua dan ketiga, harus sering membaca tulisan-tulisan dalam bahawa inggris yang panjang. Jadi jangan malas baca bacaan berbahasa inggris yang panjang, soalnya ini penting buat Anda yang ingin melanjutkan studi S2 atau S3 karena literatur yang up-to-date tidak ada yang menterjemahkan. Baca buku Harry Potter yang berbahasa inggris sangat disarankan, karena biasanya dalam buku cerita banyak sekali contoh tenses dan structure.
every journey start from a single step
Wednesday, July 08, 2009
Tips Sukses English Proficiency Test (EPT) ITB
Subscribe to:
Post Comments
(Atom)






12 comments:
Halo mas, salam kenal.
Makasih banyak atas infonya.. Sy jadi tau. Jadi soal analisa kesalahan gak ada ya?
thank you ya mas penjelasannya, soalnya saya mau tes cpns baru ngedapetin ni test, kayaknya udah telat deh buat belajarnya ... jadi menyesal deh....
@liiiiitaaa: salam kenal juga ya lita (dengan lima 'i' dan tiga 'a').
@familiy recipe: sama2, ini cuma sharing pengalaman aja kok. belajar itu seumur hidup, kalo ga kepake sekarang ya mungkin di kesempatan lagi bisa kepake (^_^)v
makasii ya penjelasnya.. tp kyana telat baca penjelasan :D cuz sabtu udah tes hehehe :(
Hello Mas,
Baru aja tadi pagi saya test EPT ITB..
Sistem soalnya udah beda dengan yang mas jelasin di atas.
T______________T'
Section 1, Listening 50 Soal 30 Menit, ada Conversation dan ada Lecture. Panjaang panjang pula.. huhuu.. susah!!
Section 2, Structure 50 Soal 30 Menit, semua melengkapi bagian yg kosong (sama).
Section 3, Reading 50 Soal 55 Menit, Panjaaang panjaaaang reading nya..
T_____T'
gak pede bisa dapet sampe minimal 475 nih.. hehehe..
Bagian reading yang terakhir waktu udah abis.. kpaksa di bulet2in asal!! hehehe... semoga bruntung!!!
hehehe..
thanks yaa.. sharing aja tambahan buat blog nya... thanks lagi.
ada gak contoh soalnya?mau tes nih
besok mau test. :p
besok test nih.
Alhamdulillah, test ELPT di UPT Bahasa ITB beberapa hari lalu, lulus walau pas-pasan..(cukup untuk syarat S2) :-)
Triknya memang agak beda dengan TOEFL, berikut yang saya praktekkan.
1.Listening -> Sambil mendengarkan, scan dengan cepat jawaban untuk bagian yang sedang dibacakan.
2.Structure -> kalau ini memang harus betul-betul dipelajari.
3.Reading -> Seluruh text harus dibaca dengan cepat tapi cermat.
Sedangkan waktunya memang seperti yang sdr hyaki sampaikan.
Semoga berhasil...
thx yw sama infonya.... Btw ada pa tdk contoh soalnya? mau test nih mz.
thx yw sama infonya.... Btw ada pa tdk contoh soalnya? mau test nih mz.
Post a Comment